Matinya Sang Keadilan
Matinya Sang Keadilan
metal,Symphonic80smetalwithsoaringmalevocals;twinguitarsdoubleaboldstringmelodyintheintro,choirsonthedownbeats,andbigreverbonthesnare.Versesridegallopingdrumsandpalm-mutedriffs;chorusexplodesintohigh-registerbeltsoverbrassstabsandfullorchestra.Mid-songinstrumentalbreakreprisestheintrothemewithshreddyleadguitaransweringtheviolins,thenmodulatesupforthefinalchorus.
[Intro]
[Melodi orkestra dan gitar dua suara
Tema heroik namun kelam]

[Verse 1]
Di jalan retak
Nama suci jadi bahan tawar
Mulut manis tersenyum
Tangan hitam mengatur arus

Anak kecil bertanya
“Mengapa jujur harus kalah?”
Ayahnya hanya diam
Menelan pahit tiap berita

[Chorus]
Matinya sang keadilan
Terdengar dari doa yang pelan
Di antara runtuhnya iman
Dan tawa di meja kekuasaan

Matinya sang keadilan
Tercatat di dinding ingatan
Tapi bara di dada bertahan
Kau kubawa hidup dalam perlawanan

[Verse 2]
Topeng-topeng gemerlap
Menari di panggung keputusan
Air mata di gang sempit
Tak pernah masuk perhitungan

Di balik kaca gelap
Ada janji yang dibakar uang
Namun bisik dalam hati
“Tak selamanya malam menang”

[Chorus]
Matinya sang keadilan
Terdengar dari doa yang pelan
Di antara runtuhnya iman
Dan tawa di meja kekuasaan

Matinya sang keadilan
Tercatat di dinding ingatan
Tapi bara di dada bertahan
Kau kubawa hidup dalam perlawanan (woah)

[Bridge]
Jika hukum bisa dibeli
Untuk apa kita belajar benar?
Jika salah bisa dimaklumi
Karena pangkat dan gelar?

[Melodi gitar & orkestra mengulang tema intro
Lebih cepat dan agresif]

[Chorus]
Matinya sang keadilan
Bukan akhir dari perjalanan
Di setiap jiwa yang terluka
Ada suara yang bangkit lagi

Matinya sang keadilan
Kau hidup di nadi harapan
Hari ini dunia gelap
Tapi hidupku menyalakan
Keadilan yang kau tinggalkan (hey!)