
Dunia Di Mataku
rock,ModernIndonesianpop-rock,brisktempo,sprintingelectricguitarsanddrivingrockdrums.Malevocalsupfront,dynamicandemotional,liftedbybrightfemaleharmoniesinthechoruses.Versesstartmorerestrainedwithpalm-mutedriffs,thenpre-chorusaddsrisingchordsandtombuilds.Chorusexplodeswithopenstrums,stacked“gang”vocalsonthehook,andashortmelodicguitarlineansweringthevocal.Bridgedropstohalf-time,intimatevocalandsubtlepads,thenfinalchorushitshighestkeyenergy.,poprock,uplifting
[Verse 1] Bangun pagi lihat kalian Rambut acak Baju miring Tawa kecil pecah pelan Lupa semua luka kemarin Langkah berat jadi ringan Saat tanganmu genggam tangan Di matamu ada alasan Kenapa aku terus bertahan [Pre-Chorus] Pernah hampir menyerah Dunia serasa runtuh Tapi kau panggil namaku Dan semuanya utuh [Chorus] Kau dunia di mataku Rumah dalam setiap ragu Saat jatuh Saat rapuh Kau yang buatku utuh Kau dunia di mataku Alasan ku terus maju Selama nafas masih satu Kita family forever Selalu (oh-oh) [Verse 2] Jalan pulang penuh letih Macet panjang Kepala perih Tapi hilang dalam sekejap Saat kau lari memeluk erat Kopi dingin di meja tua Cerita receh Tawa berdua Foto kecil nempel di dinding Bikin hati selalu yakin [Pre-Chorus] Pernah hampir hilang arah Lupa mau ke mana Tapi suaramu di dada Tunjuk jalan pulang [Chorus] Kau dunia di mataku Rumah dalam setiap ragu Saat jatuh Saat rapuh Kau yang buatku utuh Kau dunia di mataku Alasan ku terus maju Selama nafas masih satu Kita family forever Selalu (hey!) [Bridge] Kalau suatu hari Aku tua dan pelan Janji kugenggam jari Tetap ada di sampingmu Kalau langit runtuh Dan semua jadi abu Selama kalian di pelukku Takkan pernah ku mengeluh [Chorus] Kau dunia di mataku Rumah dalam setiap ragu Saat jatuh Saat rapuh Kau yang buatku utuh Kau dunia di mataku Alasan ku terus maju Selama nafas masih satu Kita family forever Selalu [Chorus] Kau dunia di mataku Tempat pulang terakhirku Saat hening Saat gaduh Kau yang buatku bersyukur Kau dunia di mataku Sampai habis waktu Pegang tanganku Jangan lepas Kita family forever Sampai tuntas (woah)
