Air Naik di Karawang
Air Naik di Karawang
Melancholicpopballadwithintimatepianoandsoftacousticguitar,malevocals.Firstversestayssparseandclose-mic’d;chorusswellswithwarmpads,tomswells,anddistantgang-stylebackingvocals.Subtlekickandbassslideinonsecondverseformomentum.Bridgestripsbacktobarevocalandpianobeforeafinalliftedchoruswithad-libharmoniesandalingeringreverbtail.
[Verse 1]
Subuh air pelan naik
Pelataran rumah jadi sungai kecil
Bapak berdiri diam di pintu
Bawa tas plastik
Surat
Ijazah
Sedikit baju

Jalan depan sudah hilang
Hanya genteng
Papan
Dan kasur mengapung
Anak-anak cari sandal
Sambil panggil kucing yang tidak pulang

[Chorus]
Karawang
Kenapa selalu begini
Setiap hujan deras hati ikut tinggi
Nama kami cuma angka di berita pagi
Selesai tayang
Siapa yang peduli

Karawang
Kami tetap di sini
Gelar tikar di lantai sekolah lagi
Doa panjang di antara bau lumpur
Tolong ingat kami setelah air surut

[Verse 2]
Ibu simpan emas di saku
Takut tenggelam
Takut dicuri waktu tidur
Di posko makan pakai styrofoam
Rasanya asin
Rasanya campur cemas dan syukur

Motor hanyut di tikungan
Usaha kecil lenyap dalam satu malam
Di dinding tersisa garis cokelat
Penanda sampai mana harapan pernah tenggelam

[Chorus]
Karawang
Kenapa selalu begini
Setiap hujan deras hati ikut tinggi
Nama kami cuma angka di berita pagi
Selesai tayang
Siapa yang peduli

Karawang
Kami tetap di sini
Gelar tikar di lantai sekolah lagi
Doa panjang di antara bau lumpur
Tolong ingat kami setelah air surut

[Bridge]
Apakah ini takdir atau kelalaian
Sungai disempitkan
Pohon ditebang diam-diam
Kami hanya bisa simpan marah
Dalam ember bocor dan tawa dipaksa ramah (oh)

[Chorus]
Karawang
Kenapa selalu begini
Setiap hujan deras hati ikut tinggi
Nama kami cuma angka di berita pagi
Selesai tayang
Siapa yang peduli

Karawang
Kami tetap di sini
Gelar tikar di lantai sekolah lagi
Doa panjang di antara bau lumpur
Tolong ingat kami setelah air surut (tolong ingat kami)
Tolong ingat kami setelah air surut